Latar Belakang
Penjelasan tentang latar belakang HAEI didirikan
Menyadari akan panggilan untuk memelihara pertumbuhan dan perkembangan Pembangunan Nasional dalam mewujudkan suatu masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, maka setiap warga negara Indonesia diharapkan untuk berperan secara aktif dan mengamalkan pengetahuan serta keahliannya dengan berbagai cara, pemikiran, pendekatan yang arif dan ilmiah, dengan bertanggung jawab kepada Tuhan Yang Maha Esa, umat manusia, bangsa dan negara serta kepada diri sendiri.

Para ahli elektro sebagai insan dunia ikut bertanggung jawab untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui peningkatan kemampuan sumber daya manusia agar tangguh, andal dan dapat dipercaya.

Dalam melaksanakan dan meningkatkan darma baktinya kepada bangsa dan negara secara terpadu, terarah dan berkesinambungan serta dengan ridho Tuhan Yang Maha Esa, para ahli dalam bidang Teknik Kelistrikan berhimpun dalam suatu organisasi profesi yang dinamakan Himpunan Ahli Elektro Indonesia.

Anggota Himpunan Ahli Elektro Indonesia berpegang teguh pada Anggaran Dasar organisasi serta menyadari bahwa penyimpangan terhadap Kode Etik dan Aturan Tata Laku Keprofesian akan mencemarkan kehormatan pribadi, kedudukan dan martabat para ahli elektro.

Nama organisasi yang diatur dalam Anggaran Dasar ini yang awalnya adalah “Himpunan Ahli Elektroteknik Indonesia” diubah pada MUNAS HAEI tanggal 27 April 2005 menjadi “Himpunan Ahli Elektro Indonesia” disingkat HAEI atau dalam bahasa Inggris adalah “Indonesian Association of Electrical and Electronic Engineers”.

HAEI didirikan di Bandung pada rapat anggota pertama dimana disahkan Anggaran Dasar yang pertama yaitu pada tanggal 26 Februari 1977 untuk waktu yang tidak ditentukan.

Share This

Share this post with your friends!